π Potret Kesehatan Gizi Masyarakat dan Usia Lanjut Tahun 2025
Kesehatan keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.
Pada tahun 2025, capaian program kesehatan keluarga dan gizi masyarakat menunjukkan bahwa berbagai upaya telah dilaksanakan, namun masih diperlukan perhatian dan kolaborasi lintas sektor untuk peningkatan yang berkelanjutan.
π Kondisi Gizi Balita:
- Prevalensi stunting: 12,1%
- Prevalensi wasting (gizi kurang dan buruk): 5%
- Prevalensi overweight (gizi lebih dan obesitas): 2%
- Prevalensi underweight (berat badan kurang dan sangat kurang): 13%
π Capaian Pelayanan:
- Bayi usia 6 bulan dengan ASI eksklusif: 41%
- Cakupan balita ditimbang (D/S): 63,9%
π΅ Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut:
- Persentase lansia mandiri: 90,2%
- Persentase lansia yang mendapatkan skrining kesehatan: 78,8%
- Persentase pemeriksaan kesehatan rutin (PKG): 78,8%
Data tersebut menunjukkan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif, khususnya dalam pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala pada seluruh kelompok usia.
Gizi yang optimal sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif di masa mendatang.
Mari bersama-sama mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui:
- Penerapan pola konsumsi gizi seimbang
- Peningkatan aktivitas fisik
- Pemantauan status gizi secara berkala
- Pemeriksaan kesehatan rutin
Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiaku.